Jumat, 28 Desember 2012

Bupati Indramayu ikut Uji Coba KM Wiralodra

BUPATI Indramayu Anna Sophanah berbincang dengan Asisten Daerah IV Jawa Barat Iwa Karniwa saat uji coba KM Wiralodra I di Pantai Tirtamaya Indramayu, Jumat (21/12). Kapal cepat tersebut akan digunakan untuk transportasi menuju kawasan wisata konservasi Pulau Biawak.*

INDRAMAYU,(PRLM).- Asisten Daerah IV Pemprov Jabar, Iwa Karniwa bersama Bupati Indramayu Anna Sophanah mengikuti uji coba KM Wiralodra I di Pantai Tirtamaya, Kab. Indramayu, Jumat (21/12). Kapal tersebut rencananya akan digunakan sebagai alat transportasi menuji objek wisata konservasi Pulau Biawak.

Selama uji coba berlangsung, Iwa, Anna beserta sejumlah jajaran Muspida Kab Indramayu ikut naik ke dalam kapal dan mencoba berkeliling di seputaran Pantai Tirtamaya. Rombongan berangkat dengan dipandu oleh nakhoda yang memiliki kemampuan khusus untuk mengemudikan kapal penumpang. Secara umum, kelengkapan navigasi dan kenyamanan kapal berfungsi dengan baik. Hanya saja, pendingin ruangan (air conditioner) belum berfungsi optimal.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemprov Jabar melalui APBD-Perubahan 2012 menggelontorkan anggaran sekitar Rp 7,5 miliar untuk pengembangan wisata Pulau Biawak di Indramayu. Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan infrastuktur pendukung pariwisata seperti dermaga di Pantai Tirtamaya dan Pulau Biawak serta fasilitas pendukung lain seperti peralatan selam.

Hanya saja, anggaran sebesar Rp 2,75 miliar untuk pembangunan dermaga wisata di Indramayu dikembalikan ke Pemprov Jawa Barat beberapa waktu lalu. Dengan tempo yang terlampau singkat, dikhawatirkan anggaran sebesar itu tidak akan bisa terserap dengan baik.

Sementara anggaran sebesar Rp 3,8 miliar di antaranya sudah terealisasi untuk pengadaan dua kapal cepat. Satu kapal cepat berukuran besar yang kemudian diberi nama KM Wiralodra I dengan panjang 16 meter dan lebar 3,25 meter mampu menampung sekitar 28 penumpang, termasuk anak buah kapal. Dengan tiga mesin penggerak di bagian belakang, kecepatan rata-rata kapal sekitar 30 knot.

Satu kapal cepat lain berukuran kecil bernama KM Wiralodra II dengan panjang 9 meter dan lebar 2,60 kapasitasnya sekitar enam orang, dengan kecepatan sekitar 23 knot. Kedua kapal ini dilengkapi dengan peralatan yang terbilang modern seperti kelengkapan radio komunikasi serta sistem navigasi berbasis satelit, Global Positioning System (GPS).

Khusus untuk pembangunan dermaga, Iwa mengatakan, rencananya kucuran bantuan akan diupayakan melalui APBD Perubahan Provinsi Jawa Barat 2013. Hanya saja, Pemkab Indramayu juga diminta untuk ikut membangun infrastruktur pendukung.

"Dermaga akan diusulkan di APBD Perubahan 2013, karena APBD 2013 sudah disahkan. Tapi kami berharap, terminalnya bisa dari Pemkab, supaya dibangun bersama-sama," ujarnya. (A-179/A-107)***

Sumber

0 comments:

Poskan Komentar