Featured Article
Tampilkan postingan dengan label Polisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Polisi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Oktober 2011

Bullet Proof Vest with GPS



People at Laipac Technology just came out with a bullet proof vest with GPS tracking technology. It is called S-911 and it targets (no pun intended) military, police, and law enforcement. It provides GPS tracking with position, date, time, speed and heading. It even can alert the base in case of impact, or man down situations. If the user doesn’t live to tell the story you’ll have the breadcrumb trail for post-mission analysis.

Some of the main features of the GPS embedded bullet proof vest include:
NIJ IIIA, III and IV options
Material Kevlar
GSM/GPRS Coverage
High Sensitivity GPS
Gyro Sensor Alert for Impact and Man-Down
Real Time Position and Status Report Based on Time Interval and Distance Travelled
Data Logger to Record Waypoints when out of GSM Coverage
Virtual Geo-Fences with In & Out Alert
Breadcrumb Trail for Mission Analysis
Battery Charger

Jumat, 09 September 2011

Gunakan GPS Mata-matai Suami, Istri Bebas dari Tuduhan


(Ilustrasi: Google)

NEW JERSEY - Pengadilan New Jersey membebaskan seorang wanita dari segala tuduhan setelah dirinya menggunakan GPS untuk memata-matai sang suami yang diduga berselingkuh darinya.

Wanita yang tidak disebutkan identitasnya itu dikabarkan menyewa jasa detektif swasta untuk mengikuti suaminya. Namun ketika sang suami berhasil 'lolos' dari upaya penyelidikan, detektif itu menyarankan agar mereka menanamkan alat pelacak pada mobil suaminya.

Dua pekan setelah alat pelacak itu ditanam, wanita tersebut mengetahui bahwa suaminya mendatangi rumah perempuan lain. Namun sang suami justru balik menuntut istrinya dengan tuduhan pelanggaran privasi serta menyebabkan tekanan emosional. Demikian seperti dilaporkan Straits Times, Selasa (12/7/2011).

Sial bagi sang suami, hakim menolak tuntutannya dengan pertimbangan dia tidak mencari pengobatan untuk 'tekanan emosional' yang dialami. Selain itu, dia juga tidak berhak mengklaim hak privasi mengingat alat GPS yang ditanam sang istri melakukan pelacakan di jalanan publik.

Media lokal mensinyalir keputusan ini akan membuka gerbang izin agar para detektif swasta menggunakan alat pelacak pada sejumlah kasus. (van)

Minggu, 31 Juli 2011

Kenali Sopir Anda dan Pasang GPS

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berbagai modus pencurian mobil di Jakarta saat ini dijalankan pelaku, mulai dari berpura-pura menjadi sopir pribadi sampai mencuri langsung.

Untuk itu, kepala Satuan Sub Direktorat Pencurian Kendaraan Bermotor (Kasubdit Ranmor) Polda Metro Jaya AKBP Suyudi Ario Seto mmberikan resep jitu untuk menjaga mobil anda. Bagi anda yang menggunakan sopir pribadi, lebih baik anda mengenali terlebih dahulu sopir anda. Kemudian di mobil lebih baik dipasang GPS untuk mengetahui posisi mobil anda dengan mudah.

"Kami imbau kepada masyarakat supaya mengenal latar belakang supir pribadinya. Asalnya dari mana, keluarga, SIM, dan yang penting harus tahu nomor HP-nya. Itu kalau ada masalah pencurian bermodus supir pribadi. Minimal polisi masih bisa menyelidiki. kalau blank tidak tahu nomor HP-nya, sulit juga nanti melacaknya," kata Suyudi di Mapolda Metro Jaya, kemarin, Rabu (1/6/2011).

Pemasangan GPS pun sangat bermanfaat, supaya dengan cepat posisi mobil bisa diketahui. "Pemasangan GPS juga perlu. Mobil rental juga perlu dipasang GPS. Apalagi GPS saat ini harganya murah," katanya.

Untuk pencurian mobil rental, biasanya pelaku menduplikasi kunci mobil saat ia pura-pura menyewa. Setelah ada duplikatnya nanti dicuri di tempat lain.

"Biasanya pencuri mobil rental menduplikat dulu kunci mobilnya sebelum dicuri. Nanti dipetik (dicuri) ditempat lain. Kalau mobil rentalnya dibawa kabur, itu namanya penggelapan," terangnya.

Untuk pencurian mobil mewah biasanya pelaku menyamar menjadi supir pribadi, kemudian melarikan mobil tersebut.

"Untuk mobil mewah, pencuri biasanya berpura-pura menjadi sopir pribadi, lalu mobil membawa kabur kendaraan tersebut. Sekarang orang mudah percayakalau pakai sopir pribadi. Tidak pernah tau dia siapa dari mana, itu yang bahaya," tegasnya. (*)

Sumber

Artikel Popular

Diberdayakan oleh Blogger.